Nyanyian Pagi Hari Menyambut Kasih Setia Dan Kemurahan Tuhan [Mazmur 59:17]
Dalam perjalanan hidup kita di dunia ini, kita semua tanpa kecuali pasti menghadapi berbagai macam kesulitan, pergumulan dan persoalan. Ada yang menerima kesulitan sangat berat, sedang dan ada pula yang sangat ringan. Jadi bukan saja pernah, tapi kadangkala terjadi secara serentak menghadapi 2 atau 3 jenis permasalahan sekaligus.
Hidup sehari-hari kita, ada kalanya kita mengalami tekanan atau stress. Misal dalam hubungan dengan relasi, atau sesama anggota keluarga, tempat bekerja. Serta stress yang diakibatkan oleh tekanan ekonomi, persoalan kesehatan, atau jodoh.
Tidak bisa kita sangkal, kesulitan dan tekanan hidup akhir-akhir ini semakin berat. Dimana teknologi canggih digitalisasi hampir mengusai segala aspek kehidupan. Sehingga membuat mereka khususnya yang tinggal di kota besar, dipaksa untuk melakukan penyesuaian. Sekalipun harus denggan mengeluarkan biaya yang sangat besar.
a. Persiapan menyambut kasih setia Tuhan
Nas hari ini mengajak kita untuk senantiasa bersandar kepada Tuhan, dalam menghadapi persoalan-persoalan hidup. Setiap pagi tentunya merupakan hari baru, yang dianugerahkan Tuhan bagi kita.
Saat memulai aktivitas pagi hari, kita harus bersandar kepada Allah sebagai sumber kekuatan, kota benteng, dan keselamatan kita di tengah-tengah kesulitan dan tekanan hidup.
Setelah kita bersandar kepada Tuhan, maka Ia akan membangkitkan nyanyian sukacita di dalam hati kita. Dengan demikian, hati kita akan berubah dari kesedihan dan tangis menjadi nyanyian sukacita.
Cara pandang dan perspektif kita terhadap segala kesulitan dan persoalan hidup, akan berubah dari kepasrahan dan pesimisme, kepada hidup yang berkemenangan dan penuh harapan.
Oleh karena itu, sama seperti pemazmur dalam nas hari ini, marilah kita senantiasa menyanyikan kekuatan dan kasih setia Tuhan yang selalu dianugerahkan kepada kita.
b. Manfaat kasih setia Tuhan dan implementasi
Kasih setia dan anugerah Allah bagi kita sungguh merupakan suatu kekuatan yang luar biasa. Sehingga kita dapat tetap bersukacita, dan mampu mengasihi sesama kita dengan lebih baik.
Kasih setia Allah juga menjadikan kita tetap berdiri teguh, dan memberi pertolongan kepada kita untuk menghadapi, dan melewati segala persoalan hidup. Baik yang kecil maupun besar.
Walau demikian, terkadang tidak mudah untuk mengaplikasikannya dalam hidup. Khususnya ketika kita berada dalam kesulitan dan tekanan. Namun dengan kekuatan Allah melalui Roh Kudus, segala sesuatu adalah mungkin bagi Tuhan dan bagi kita (Mat. 19:26).
Allah dengan segala kesempurnaanNya tetap mengasihi kita, dalam ketidaksempurnaan kita. Terutama ketika kita tengah bergumulan pada sebuah masalah. Oleh sebab itu, nas hari ini mengatakan Kasih setia-Nya adalah kota benteng, dan tempat perlindungan kita.
Maka marilah kita senantiasa mencari dan mengandalkan Tuhan dalam segenap waktu. Dengan cara membaca dan mendengar Firman-Nya, berdoa, mendengar dan menyanyikan lagu rohani. Atau, bersaat teduh untuk merasakan kehadiran-Nya dalam hati kita.
Allah telah mengutus Anak-Nya Yesus Kristus untuk memberikan kehidupan bagi kita, sehingga kita senantiasa hidup di dalam Dia setiap hari. Kiranya Allah menganugerahkan damai dan hikmat bagi kita hari ini, untuk merasakan kehadiran, kekuatan dan kasih setia-Nya bagi kita.
- Lampiran nasa renungan
Mazmur 59 ayat 17: “Tetapi aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku.” Amin.

Posting Komentar untuk "Nyanyian Pagi Hari Menyambut Kasih Setia Dan Kemurahan Tuhan [Mazmur 59:17]"